Tampilkan postingan dengan label SDIT Ulul Albab 2 Purworejo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SDIT Ulul Albab 2 Purworejo. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Mei 2019

BERSAHABAT DENGAN MAKANAN SEHAT JELANG LEBARAN


Oleh dr Dewi Susilowardani, M. Sc

Konsultan Kesehatan SDIT Ulul Albab 2 Purworejo



Saat lebaran atau Idul Fitri tiba, segala macam makanan enak nan lezat pasti tersedia, baik di rumah maupun tempat yang dikunjungi untuk silaturahmi. Kita disuguhkan dengan berbagai makanan yang enak yang tentunya banyak mengandung santan, lemak, makanan terlalu manis dan rendah serat. Tentunya setelah satu bulan berpuasa di bulan Ramadhan dengan seluruh aktivitas saat Ramadhan perlu bijak untuk memilih jenis makanan yang sesuai dengan kondisi tubuh.Janganlah momen lebaran dijadikan  alasan untuk menyantap sembarangan makanan tanpa memperhatikan nutrisinya. Berikut beberapa tips yang bisa kita gunakan saat lebaran bersama keluarga :

1. Makan dengan porsi seperti pada hari biasa

Jangan makan dengan porsi yang terlalu besar atau balas dendam setelah satu bulan berpuasa.Usahakan makan dengan porsi yang sedang saja, seperti porsi setiap hari kita biasa makan.

2. Rajin cuci tangan agar terhindar dari penyakit

Hari raya Idul Fitri identik dengan tradisi bersalaman dan mencium tangan dengan tujuan saling memaafkan.Cara menjaga kesehatan tubuh dari berpindahnya kuman, virus serta bakteri melalui perantara tangan, rajin-rajinlah mencuci tangan sebelum makan.Risiko penyakit yang mungkin bisa ditularkan diantaranya flu atau pun diare.

3. Konsumsi buah dan sayur

Hampir semua buah dan sayur efektif membantu menyerap gula dan lemak jahat yang menumpuk sehingga memperlancar sistem pencernaan.Makan apel dengan kulitnya yang sudah dicuci bersih dapat mencegah nafsu makan yang berlebihan saat melihat hidangan hari raya yang tersedia.

4. Batasi makanan manis, bersantan, berlemak dan berkolesterol tinggi

Konsumsi makanan dengan komposisi asupan seimbang, yaitu makanan berkarbohidrat 55-65%, lemak 30% dan protein 10-20% dari jumalh asupan kalori total.Kurangi makanan yang mengandung gula, minyak dan garam.

Minuman berwarna-warni tentu menarik untuk dilihat.Sirup dan soda merupakan jenis minuman yang umum disajikan saat Idul Fitri.Namun jangan terlalu banyak mengonsumsi jenis minuman tersebut karena biasanya memilki kandungan gula yang cukup tinggi.Dalam satu sendok makan sirup mengandung 53 kalori yang hampir seluruhnya berasal dari karbohidrat.

Selain itu dalam satu sendok makan sirup juga mengandung 10 gram gula pasir.Soda pun tidak jauh berbeda, tiap porsinya mengandung pemanis, terlebih lagi soda diet yang biasanya menggunakan pemanis buatan sebagai pengganti gula.

Makan santan dan gorengan pasti sudah lebih dari jatah 30 persen lemak jenuh, itu yang harus kita perhatikan tidak konsumsi berlebih santan dan gorengan.Santan secara alami tidak mengandung kolesterol, tetapi kandungan lemak jenuhnya cukup tinggi.

Makanan yang padat akan kalori, tentu jika ingin tetap sehat jangan dikonsumsi terlalu banyak. Ibu-ibu yang menyiapkan makanan padat kalori juga bisa menambahkan makanan yang berserat tinggi seperti menyediakan asinan, rujak, atau gado-gado.

5. Banyak minum air putih

Air putih memiliki manfaat yang lebih baik dibandingkan minuman lain yang beraroma yang mudah ditemukan saat lebaran. Minum air putih berguna untuk menjaga kesehatan dengan cara menyediakan cairan tubuh untuk aktivitas tinggi yang anda jalani.

Demikian beberapa tips untuk tetap bersahabat dengan makanan sehat saat lebaran, semoga bermanfaat.

Disarikan dari berbagai sumber.

Selasa, 30 April 2019

*Ramadhan sehat? Aku bangeeet..*


Subhanallah.. hati ini senang tiada terkira! Bulan istimewa tinggal menghitung hari! Ampunan ada disetiap sudut.. pahala kebaikan dilipat gandakan.. setan-setan dibelenggu.. jalan-jalan mencari kebaikan pun terbuka begitu lebar. Sesungguhnya Bukan Ramadhan adalah hadiah luar biasa dari Allah untuk kita semua.

Nah sahabat-sahabat ku.. di tengah fokus untuk memanen pahala selama Bulan Ramadhan, kita jangan lupa untuk selalu memperhatikan kesehatan. Supaya kita bisa puasa selama satu bulan full (bilang aamiin bareng-bareng ya..)

Tapi.. bagaimana sih caranya supaya kita bisa tetep sehat selama puasa? Supaya badan nggak lemas dan tetap semangat? Terus baca tulisan ini ya..

Cara yang pertama, jangan tinggalkan sahur. Selain dapat menguatkan badan, kita juga akan mendapat pahala dan keistimewaan waktu sahur.

Kedua, hindari makan berlebihan saat berbuka. Ingat ya.. berhenti makan sebelum kenyang karena apapun yang berlebihan itu tidak baik lho sahabat..

Ketiga, penuhi kebutuhan cairan. Biasakan minum 8 gelas sehari. Tidak perlu langsung, lakukan bertahap.

Keempat, lakukan olah raga ringan. Tenang.. teman-teman tidak perlu takut capek atau kelaparan dengan olahraga yang berat-berat. Olah raga ringan seperti bersepeda sambil menunggu waktu berbuka (ngabuburit ya.. tahu kaan?) bisa jadi pilihan.

Kelima, cukupi waktu tidur. Ternyata tubuh kita memang perlu istirahat lho teman-teman. Kita bisa melakukan tidur siang 1 sampai 2 jam (jangan kebablasan sampai maghrib lho, hehe). Ternyata tidur siang juga disunnahkan oleh Nabi Muhammad supaya kita bisa lebih segar dan tahan ngantuk terutama ketika shalat tarawih dan saat sahur.

Bu Riski Lestari

Senin, 08 April 2019

Inspirasi Adiwiyata

Sekarang sedang ngetren istilah SEKOLAH ADIWIYATA. Baik untuk sekolah yang sudah lama berdiri, maupun sekolah baru, semua berlomba-lomba untuk menjadi sekolah adiwiyata. Salah satu penerapan adiwiyata di sekolah adalah pemanfaatan barang bekas dan penerapan pembelajaran lingkungan.

Salah satu penerapan paling disukai di sekolah adalah menanam tanaman dan menghias taman sekolah. Penggunaan botol bekas dan kaleng bekas cat pun jadi pilihan. berikut ini beberapa penggunaan botol dan kaleng bekas cat untuk pot tanaman.

Membuat pot bunga dari botol bekas





  • Botol berada dalam posisi berdiri.
  • Beri tanda dengan spidol bagian mana yang akan dipotong. Posisikan di bagian tengah agak ke atas.
  • Potong bagian tengah botol dengan cutter.
  • Lubangi bagian bawah botol.
  • Botol siap untuk dibunakan sebagai pot.





  • Botol berada dalam posisi berbaring.
  • Beri tanda dengan spidol bagian mana yang akan dipotong. Posisikan di bagian agak ke atas, beri jarak 2 cm untuk lubang bawahnya.
  • Potong bagian yang telah ditandai dengan cutter.
  • Lubangi sisi seberang dari lubang tanam.
  • Botol siap untuk dibunakan sebagai pot.
Membuat pot bunga dari kaleng plastic bekas cat (bentuk kendi)



  • Siapkan kaleng plastik bekas cat ukuran 4,5 kg.
  • Lubangi sisi badan kaleng dengan membuat sayatan memanjang dari atas ke bawah, masing-masing berukuran 2-3 cm.
  • Tekan bagian atas kaleng hingga badan cat melengkung keluar.
  • Kaleng siap digunakan sebagai pot.
Catatan:

Dalam menggunakan botol sebagai pot bekas, cuci bersih botol hingga tidak ada sisa minuman di dalamnya. Potong botol dengan cutter untuk satu sisi dan dilanjutkan dengan gunting. Lubangi bagian bawah dengan paku atau obeng yang dipanaskan atau gunakan solder.

Pilih tanaman dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Tanaman yang berakar serabut lebih cocok ditanam di pot botol ini. Gunakan juga media tanam dengan jumlah kompos atau sekam lebih banyak jika pot hendak digantung. Lakukan repotting setidaknya 6 bulan sekali.

Kamis, 04 April 2019

Puisi Anak

Pohon

Zahra Layla


Pohon..

Mungkin kita mengira itu tidak berguna

Tapi sadarkah kamu

Pohonlah yang memberi kita kehidupan

Memberi kita oksigen



Karena pohonlah kita bertahan

Karena pohonlah kita bisa makan

Dan karena pohonlah kita bisa hidup

Karena pohonlah kita bisa bernafas



Terima kasih Tuhan

Kau telah memberikan pohon

Untuk kesejahteraan bumi ini

Untuk kami bisa bernafas



Kita jaga pohon-pohon di bumi ini

Kita jaga pemberian yang berharga ini

Dari Tuhan Yang Maha Esa

Satu jiwa satu pohon


Rabu, 03 April 2019

Puisi Anak


Kebersihan Lingkungan
Faiza Fairuzzahra


Aku berjalan menelusuri lorong-lorong jalan

Kiri kanan sampah menggunung

Menjelma salju dan kabut

Menanti jangkauan uluran tangan



Dalam hati ini terasa ada sentuhan

Dalam telinga terasa ada bisikan

Dalam mata ini memancarkan keharuman



Ketika minggu datang menjelang

Ketika kesibukan berkurang

Kuajak teman sekampungku ke halaman ku

Bekerja bakti membersihkan halaman dan lingkungan



Lingkungan bersih kita ciptakan

Lingkungan sehat selalu kita inginkan

Orang-orang bijak sering mengatakan

Kebersihan pangkal kesehatan

Selasa, 02 April 2019

Puisi Anak

Sekolah Adiwiyata
Abdurrahman Al Faruq


Engkau tempat untuk menuntut ilmu

Sekolah yang hijau membuat udara sejuk

Warga sekolah juga menepati aturan

Engkau sekolah adiwiyata

Membuatku belajar menjadi santai



Engkau tempat aku belajar

Dengan adanya tanaman-tanaman

Di semua kelas memiliki taman-tamannya sendiri

Dengan ada istirahat, shalat dan makan
Kami suka sekolah adiwiyata SDIT Ulul Albab 2

Senin, 01 April 2019

Siswa siswi SDIT Ulul AlBab 2 "GEMAS" pasca UTS

Hari Rabu, 13 Maret 2019, barisan panjang anak-anak berbaju olahraga hijau oranye berjalan melewati ring road Utara memasuki jalan pemukiman dan perumahan. Tangan mereka lincah mengambil sampah di pinggir jalan sambil membawa sebuah kantong plastik besar. Masing-masing berlomba mengambil sampah yang berserakan di jalan-jalan yang mereka lewati.

Mereka adalah siswa siswi SDIT Ulul Albab 2 Purworejo yang sedang GEMAS (Gerakan Ambil Sampah) dalam kegiatan jalan sehat dengan rute Tegal Sari - Keseneng - Mudal. Kurang lebih 518 orang anak mengikuti kegiatan yang rutin dilakukan pasca UTS.

Kepala SDIT Ulul Albab 2, Ibu Sukini mengatakan, "Pembiasaan cinta lingkungan dan hidup yang bersih dan sehat harus dilakukan sejak dini, dimulai dari rumah dan sekolah. Hal tersebut sesuai dengan ajaran Islam yang menjadikan kebersihan dan kesehatan sebagai bagian dari kehidupan kita."

Jalan sehat sambal mengambil sampah di sekitar sekolah

Beliau menambahkan bahwa kegiatan jalan sehat dan GEMAS ini dilakukan selain untuk mengisi jeda pasca UTS juga dilakukan untuk mengajarkan siswa siswi agar lebih mencintai lingkungan.

Setelah kegiatan jalan sehat selesai, siswa siswi pun melanjutkan kegiatan membuat karya dengan pemanfaatan barang bekas. Adapun yang digunakan adalah kardus, steroform, gelas plastik, botol plastik, dll. Mereka membuat berbagai macam karya seperti robot dari tutup botol, boneka ondel-ondel, rak buku dari kardus bekas, pot bunga, dompet, tas koran, dan masih banyak lagi.

Pihak sekolah berharap dengan dilakukannya kegiatan ini siswa siswi akan lebih mencintai dan peduli terhadap lingkungan, terutama terhadap pengelolaan sampah plastik. Selain itu kegiatan ini juga dilakukan sebagai salah satu langkah dari SDIT Ulul Albab 2 menuju sekolah Adiwiyata.

Sebatang Pohon Berbuah Pahala


Dari Sahabat Anas bin Malik ra berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah seorang muslim menanam pohon atau menanam tetumbuhan kemudian burung, manusia, dan hewan ternak memakan buah-buahan dari pohon yang dia tanam kecuali hal tersebut terhitung sedekah baginya” (HR. Bukhari).

Allah menghitung buah yang dimakan burung, manusia dan hewan sebagai sedekah.


Mungkin salah seorang dari kita adalah seorang petani yang menanam padi lalu padi yang kita tanam rusak karena dimakan oleh tikus? Atau mungkin kita adalah pecinta tanaman hias yang memiliki sehelai daun aglonema seharga jutaan rupiah yang pagi ini separuh daunnya dimakan oleh ulat? Atau mungkin buah mangga kesayangan kita yang sudah ditunggu-tunggu masaknya tiba-tiba diambil oleh pencuri yang tidak bertanggungjawab?



Kesal? Marah? Tentu saja. Kita merasa itu adalah hak kita. Sebagian berfikir mungkin kita sedang diuji oleh Allah atau sebagai lagi berfikir mungkin Allah sudah tidak sayang lagi pada kita. Lalu tanpa sadar kita bersumpah serapah pada si tikus, ulat atau pencuri yang menurut kita sudah bertindak dzolim luar biasa.


Tapi tahu kah saudara ku bahwa yang mengalami kejadian seperti itu bukan kita saja. Bersabarlah. Ingatlah dalam hadits Bukhari, bila kita menanam pohon lalu pohon itu berbuah lalu burung, manusia atau hewan datang memakannya maka Allah menghitungnya sebagai sedekah. Bahkan dalam hadits yang sama yang diriwayatkan oleh Muslim, ditambah dengan kalimat "Sampai hari kiamat."


Berbahagialah bagi orang-orang yang dengan ikhlas menanam pohon lalu mengikhlaskan sebagiannya untuk dimakan binatang, kemudian membayar zakatnya, memakan apa yang Allah Rizki kan dengan tidak berlebih-lebihan sehingga Allah akan memberi balasan yang baik atas kebaikan yang kita lakukan itu.



Islam adalah agama yang penuh kasih sayang. Islam bukan hanya menganjurkan umatnya untuk berbagi kepada sesama manusia namun juga kepada burung dan hewan-hewan. Islam lah yang melarang umatnya membakar atau menebangi pohon dalam perang tanpa ada alasan atau keperluan yang jelas. Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa menjaga alam dan kelestarian lingkungan sekitar.



Alangkah baiknya bila kita mengistiqomahkan diri untuk menanam pohon dan merawatnya dengan baik sehingga apabila kelak pohon tersebut memberi manfaat kepada hewan atau manusia maka kita akan mendapat pahala sedekah sampai hari kiamat. Wallahu alam.

Jumat, 29 Maret 2019

Mengenal Repotting

Siapa yang suka menanam tanaman di rumah? Apa kalian menanam di tanah atau menggunakan pot? Dimana pun menanamnya, jangan lupa disiram ya..

Oh iya. Apa kalian tahu jika menanam tanaman dalam pot maka kita harus melakukan repotting atau mengganti pot yang lama dengan yang baru secara rutin. Mengapa kita perlu repotting? Kita perlu repotting agar tanaman kita bisa tumbuh dengan  baik.

Kapan sih kita harus repotting? Yaitu ketika akar tanaman kita sudah mulai keluar dari potnya. Itu artinya akar sudah memenuhi pot tempat si tanaman tumbuh. Jika tanaman mulai melambat atau berhenti tumbuh, bisa jadi kita juga perlu melakukan repotting. Yang pasti jika pot tempatnya pecah, kita harus repotting ya.. hehehe..

Repotting tidak sulit kok..
Coba lihat cara-caranya!

1. Siapkan pot dan media tanam
Teman-teman harus memilih pot yg ukurannya sesuai dengan besar tanaman nya ya.. biasanya lebih besar dari pot lama. Lalu media tanam yang disiapkan adalah campuran tanah dengan kompos.

2. Cabut tanaman
Balik pot lama yang berisi tanaman lalu tarik pot dengan perlahan hingga terlepas. Usahakan akar yang sehat tidak tercabut ya.. lalu akar yang mati bisa dibersihkan sebelum ditanam kembali.

3. Tanam tanaman di pot baru
Jika tanah yang menempel pada akar masih bagus, langsung saja tanam di pot baru. Kemudian isi dengan media tanam yang sudah disiapkan tadi sampai penuh. Tidak perlu di tekan-tekan ya, supaya tanah masih memiliki ruang untuk sirkulasi udara.

4. Siram tanaman
Siram tanaman secara rutin dan lakukan perawatan seperti memupuk, mencabut rumput dan membuang serangga-serangga yang merusak tanaman. 

Lakukan repotting setidaknya 1 kali setiap 1 semester. Semoga tanaman mu tumbuh dengan subur ya..

Kamis, 28 Maret 2019

Enterpreneur Muda Peduli Lingkungan

Mengasah keterampilan memang harus dilakukan sedari kecil. Termasuk keterampilan dalam mengelola uang dan perdagangan.

Jalan Sehat

Kegiatan Class Meeting adalah saat yang paling ditunggu-tunggu oleh semua orang di SDIT Ulul Albab 2. Dalam momen ini ada berbagai macam kegiatan yang biasanya dilakukan. Ada lomba-lomba, jalan sehat, dan juga market day. Kadang ada kegiatan manasik haji atau mitigasi bencana.




Simulasi Mitigasi Bencana



Kegiatan yang paling sering dilakukan dan paling disukai adalah market day. Dalam kegiatan ini semua siswa dilibatkan baik sebagai penjual maupun pembeli. Sebagai penjual, siswa dilatih untuk menghitung biaya produksi dan keuntungan. Sedangkan sebagai pembeli, siswa dilatih untuk mengelola keuangan sehingga cukup untuk keperluan pribadi mereka.

Market Day
Selain melatih pengelolaan keuangan, siswa siswi juga dilatih untuk mengenali makanan dan jajanan sehat. Selain itu pengelolaan sampah dan lingkungan juga dikenalkan dalam kegiatan ini.

Disediakan wadah sampah khusus untuk sampah organik dan non-organik agar siswa siswi bisa belajar mengenai pengelolaan sampah. Pengemasan produk juga dihimbau menggunakan seminimalisir plastik. Ditekankan bahwa kemasan plastik dapat mencemari lingkungan. Kemudian kedepannya dipersiapkan agar siswa siswi tidak lagi menggunakan kemasan plastik dalam pengemasan produk mereka.

Ada banyak program pembelajaran yang dapat dipraktekkan dalam kegiatan ini. Selain dari sisi ekonomi, siswa siswi juga belajar mengenai alam dan pelestarian lingkungan. Kegiatan semacam ini sangat perlu untuk dilakukan sebagai program rutin agar siswa siswi mengalami praktek langsung dari berbagai pelajaran yang ada di kelas dan sebagai sarana penyegaran.

Rabu, 27 Maret 2019

Bergerak Untuk Hebat

Ada banyak jenis kecerdasan anak selain dari nilai mereka pada pelajaran matematika atau IPA. Beberapa anak memiliki kemampuan lebih dalam bidang seni maupun olah raga. Tugas kita sebagai orang tua atau guru adalah menemukan bakat itu dan mengembangkannya.

Ekstra Bela Diri



Di SDIT Ulul Albab 2 Purworejo, ada banyak kegiatan untuk menggali potensi dan mengembangkannya. Salah satu kegiatan tersebut adalah ekstrakurikuler. Ada beberapa ekstrakurikuler yang dapat dipilih bagi mereka yang suka berolahraga. Ada ekstra beladiri, sepak bola, memanah, dan renang. Ada juga kegiatan lain yakni class meeting. Kegiatan ini dilakukan setiap jeda semester, biasanya setelah UTS dan UAS. Lomba-lomba olahraga yang bisa dipilih dalam kegiatan ini yaitu basket, sepak bola, dan tenis meja.

Lomba tenis meja antar kelas

Latihan sepak bola dilakukan rutin di luar jam sekolah
dan perlombaan antar kelas dilakukan sekali tiap semester

Lomba bola basket antar kelas
Tidak ada anak yang tidak senang jika bisa menorehkan prestasi bagi diri mereka dan juga sekolah mereka. Dan setiap anak pasti memiliki kelebihannya masing-masing. Tinggal bagaimana orang-orang dewasa di sekitar mereka mengenalinya dan mengasahnya sehingga kelebihan itu bisa memberikan prestasi yang mengharumkan.

Selasa, 26 Maret 2019

Program Unggulan - Qiroati

Program pembelajaran Al Qur’an di SDIT Ulul Albab 2 menggunakan metode Qiroati. Buku yang digunakan adalah jilid 1 sampai 4 dan Ghorib.




Pelaksanaan pembelajaran dilakukan lintas kelas dan disesuaikan dengan tingkatan jilid masing-masing siswa. Ada sesi klasikal (membaca bersama) dan sesi individu. Di setiap kenaikan jilid, siswa siswi akan diuji oleh guru penguji dan ditentukan apakah lulus atau mengulang.

Ujian Kenaikan Jilid Qiroati
Untuk menyamakan standar pengajaran dan metode, semua guru mengikuti pelatihan pengajaran Qiroati dengan mendatangkan pelatih dari pusat. Guru-guru juga diwajibkan memiliki sertifikasi Qiroati dengan mengikuti tahsin dan ujian.

Siswa siswi yang sudah menyelesaikan pembelajarannya juga akan mengikuti ujian dan mendapat sertifikat kelulusan dari tim Qiroati pusat.



Wisuda Qiroati / Khotmil Qur'an


Senin, 25 Maret 2019

Program Adiwiyata (Pendahuluan)

Kelestarian lingkungan sudah menjadi tujuan utama dalam setiap usaha yang dilakukan oleh manusia di zaman milenial ini. Seakan-akan melestarikan lingkungan sudah menjadi tren seperti mengikuti perkembangan fashion. Produk-produk yang ramah lingkungan mendapatkan tempat tersediri di pasaran dan mendapat harga jual yang tinggi. Tidak heran jika banyak produsen barang dan jasa kini mulai melirik produk-produk ramah lingkungan.

Kesadaran tentang lingkungan tentu tidak serta merta dapat tumbuh dalam diri seseorang. Masih banyak pabrik-pabrik dan usaha-usaha rumahan yang dikelola oleh orang berpendidikan namun mengesampingkan pengelolaan limbah buangan mereka. Sementara itu seorang petani lulusan SD bersusah payah memupuk lahannya dengan kompos yang dicampur dengan kotoran sapi meskipun sebenarnya ia bisa dengan mudah membeli pupuk dan pestisida kimiawi di toko pertanian.

Kegiatan Jum'at bersih


Kepedulian itulah yang tidak dapat disandingkan dengan tingginya pendidikan seseorang. Sepintar apapun seseorang, ia tidak akan mampu memahami pentingnya menjaga lingkungan jika di dalam dirinya sendiri tidak ada kesadaran tentang itu.

Pendidikan sejak kecil sudah lama digadang-gadang sebagai masa emas untuk memberikan pelajaran tentang kepedulian dan empati. Pengenalan dan pembiasaan sejak kecil akan membuat seseorang terus mengingat bahwa kepedulian dan empati termasuk dalam bagian kehidupan manusia. Perasaan kasih sayang pada lingkungan dan sesama manusia akan melekat pada diri seseorang jika pengenalan dan pembiasaan dilakukan sejak dini.
Pemanfaatan barang bekas


SDIT Ulul Albab 2 Purworejo dengan visi dan misi yang mendukung kelestarian lingkungan, membawa program adiwiyata dalam setiap aspek pendidikannya. Bukan hanya melalui program pembelajaran di kelas, SDIT Ulul Albab 2 juga membawa program adiwiyata dalam berbagai kegiatan siswa seperti outbond, jum’at bersih, ekstrakurikuler, dan berbagai kegiatan lain. SDIT Ulul Albab 2 juga berkomitmen untuk terus memberikan pendidikan berbasis lingkungan baik bagi warga sekolah, guru, karyawan, siswa dan wali murid maupun warga sekitar agar terwujud lingkungan yang terjaga, bersih dan asri.

Rabu, 23 Januari 2019

Budaya Literasi di Sekolah


Perpustakaan Al Kindi SDIT Ulul Albab 2 Purworejo

Budaya literasi di sekolah saat ini menjadi salah satu titik fokus dalam sistem pengajaran. Berbagai cara dilakukan oleh guru dan sekolah agar anak-anak mau membuka dan membaca buku.

Salah satu cara yang digunakan untuk membiasakan anak-anak membaca adalah menyediakan buku-buku yang menarik. Menyediakan buku sesuai usia akan menarik minat anak. Misalnya, untuk kelas anak-anak kelas 1 dan 2 SD akan lebih baik jika buku yang dipilih didominasi oleh gambar dan sedikit tulisan. Huruf yang digunakan juga yang berukuran besar agar anak lebih mudah dalam membaca.

Pojok Baca di Masing-Masing Kelas
Selain itu, menyediakan waktu khusus untuk membaca juga akan membuat anak bersedia membuka-buka halaman buku. Sediakan waktu khusus di kelas untuk membaca buku non-pelajaran agar anak-anak mencoba mengenal buku selain buku paket dan LKS.

Meletakkan buku dalam posisi yang menarik juga bisa menarik minat anak dalam membaca. Letakkan buku dalam posisi judul menghadap ke depan sehingga anak akan mudah melihat buku tersebut. Membuat pojok baca di kelas juga bisa menjadi pilihan. Buat pojok baca menjadi tempat yang nyaman dan menarik sehingga anak akan tertarik untuk datang melihat.

Selasa, 22 Januari 2019

Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus


Shadow Teacher, Pendampingan ABK

Beberapa anak memang terlahir dalam keadaan spesial. Namun hak mereka untuk tetap mendapatkan pengajaran adalah sama seperti anak-anak lainnya.

SDIT Ulul Albab 2 Purworejo menerima pendaftaran khusus bagi anak-anak yang perlu mendapat pendampingan dari “Shadow Teacher”. Shadow Teacher atau guru pendamping ABK akan mendampingi anak di dalam kelas dan memberikan pengajaran sesuai dengan kemampuan anak tersebut.

Namun terbatasnya jumlah Shadow Teacher menjadikan penerimaan ABK setidaknya hanya satu siswa dalam satu tahun.

Senin, 21 Januari 2019

Generasi Qur’an “melek” Teknologi


Laboratorium Komputer

Penyediaan komputer di sekolah merupakan salah satu sarana untuk menyiapkan generasi yang mampu mengikuti tuntutan zaman. Apalagi penggunaan komputer saat ini hampir diperlukan bagi semua jenis usaha, bukan hanya bagi mereka yang bekerja di kantor atau instansi pemerintah, namun juga dalam dunia pendidikan maupun lingkungan.

SDIT Ulul Albab 2 telah memasukkan IT ke dalam pelajaran sekolah dan memberikan jam tambahan untuk ekstrakurikuler komputer. Laboratorium komputer sebagai sarana yang diberikan sekolah, dapat digunakan untuk praktek bagi anak-anak kelas 4, 5 dan 6. Didampingi oleh guru pengampu, masing-masing anak akan mencoba menjalankan program dasar Ms. Word, Ms. Exel dan Ms. PowerPoint.

Ekstrakurikuler Komputer
Sedangkan untuk pengembangan kreatifitas, anak-anak dapat mengikuti ekstrakurikuler komputer yang dilakukan di jam ekstra. Disini anak-anak didampingi oleh guru pengampu dan pendamping yang akan memberikan latihan ekstra dalam penggunaan komputer.


Jumat, 18 Januari 2019

Spesialnya Kelas Tahfidz

kegiatan menghafal kelas tahfidz

Kelas tahfidz adalah salah satu program unggulan di SDIT Ulul Albab 2 Purworejo. Kelas ini terdiri dari siswa siswi yang telah lolos seleksi kelas tahfidz di kelas 3, dan rata-rata telah dinyatakan memiliki bacaan Quran yang baik, hafalan yang baik, semangat serta motifasi yang baik dalam menghafal al quran.

Selain kesiapan dan kemampuan siswa dalam menghafal, peran orang tua wali juga diutamakan. Terutama kesiapan wali untuk mendampingi putra putrinya dalam hal menghafal Al Quran. Hal tersebutlah yang membedakan kelas tahfidz dan kelas non tahfidz.

Dengan berbagai program pendukung dan fasilitas yang diberikan sekolah, siswa siswi yang berada di kelas tahfidz mendapat target minimal hafal 4 juz sampai lulus. Sejauh ini pencapaian tertinggi dari kelas tahfidz adalah 11 juz dan kedepannya target minimal akan terus ditingkatkan.

Demi tercapainya target tersebut, program-program khusus pun ditambahkan untuk kelas ini seperti muqoyyam quran, seminar motivasi, penambahan jam tahfidz, dan bina prestasi tahfidz. Outing class juga ditambahkan dalam program untuk lebih mengenalkan Al Quran lewat alam, seperti rihlah dan haflah.
Ustadz Mustajab sebagai salah satu guru pendamping tahfidz selalu mengingatkan agar siswa siswinya memegang kunci-kunci sukses dalam menghafal.

"Agar kita merasa mudah dan ringan dalam menghafal, maka kita harus menjaga adab dan akhlaq, menjauhkan diri dari maksiat dan memperbanyak ibadah." Ungkap Beliau.
"Konsumsi makanan dan minuman yang halal dan toyyib, menjaga himmah semangat dan keistiqomahan si penghafal quran juga penting. Meski begitu, lingkungan dan keluarga juga menjadi faktor penentu. Jika lingkungan, terutama keluarga mendukung, maka proses menghafal akan lebih mudah."

Dengan begitu, ustadz Mustajab berharap bahwa kelas tahfidz dapat terus berkembang dan menjadi lebih baik. Beliau pun berharap agar kelak siswa siswi di kelas tahfidz memiliki kualitas yang lebih baik daripada guru-guru mereka dalam hal apapun.

Selasa, 08 Januari 2019

Masjid Al Muhajirin SDIT Ulul Albab 2 Purworejo

Masjid sebagai Sentra Ibadah SDIT Ulul Albab 2


Masjid Al Muhajirin merupakan sentra aktifitas keagamaan di SDIT Ulul Albab 2. Berada di area sekolah, masjid ini mampu menampung kurang lebih 300 orang jamaah. Dilengkapi dengan peralatan sound system yang memadai, karpet, kipas angin, dan suasana yang sejuk, membuat masjid menjadi tempat yang nyaman untuk beribadah.

Berbagai kegiatan keagamaan dilakukan disini seperti shalat berjamaah, tilawah, shalat sunnah, hafalan, murajaah, hingga kajian-kajian rutin untuk wali murid, guru dan karyawan.


Secara khusus shalat berjamaah di masjid SDIT Ulul Albab 2 hanya menyertakan siswa kelas 4, 5 dan 6, sementara untuk kelas yang lebih kecil diarahkan untuk latihan shalat berjamaah di kelas masing-masing. Untuk kelas kecil juga disertai dengan motivasi tentang keutamaan shalat berjamaah dan hafalan bacaan shalat.

Masjid Al Muhajirin SDIT Ulul Albab 2 Purworejo

Pembagian ini dilakukan karena anak-anak kelas besar dianggap sudah mampu menjaga adab-adab selama di masjid daripada adik-adik kelas yang lebih kecil.

Shalat berjamaah memang perlu dibiasakan sejak dini karena shalat berjamaah melatih anak-anak untuk lebih menghargai waktu. Siswa pun menjadi lebih disiplin dan terbiasa untuk sholat di awal waktu. Selain itu untuk shalat berjamaah di masjid juga akan membuat anak lebih mencintai masjid dan membuat mereka merasa lebih dekat kepada Allah SWT.

penulis Ulfa
Editor @issuchii